<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239</id><updated>2011-07-08T09:21:25.501+07:00</updated><category term='Bacaan'/><category term='Info BAINA'/><category term='Intermezzo'/><category term='Inspirasi'/><category term='Wirausaha'/><category term='TIPS'/><category term='Seputar Wilayah'/><title type='text'>RADIO KOMUNITAS BAINA FM</title><subtitle type='html'>Jl. Mayor Idma Rt 11 Rw 02 Desa Babakanmulya Kec. Jalaksana Kab. Kuningan JABAR - Indonesia</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-8749983017623368543</id><published>2009-07-09T13:26:00.001+07:00</published><updated>2009-07-09T13:32:19.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Wilayah'/><title type='text'>Pilpres : Partisipasi Pemilih Meningkat</title><content type='html'>Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2009 merupakan rangkaian Pemilu terakhir khususnya di Kabupaten Kuningan. Dari penyelenggaraan yang pertama yaitu Pemilihan Gubernur Jawa Barat, kemudian Pemilu Bupati an Wakil Bupati Kuningan, selanjutnya Pileg dan kemaren adalah Pilpres. Tentu saja dari semua rangkaian pemilu yang hampir tidak ada masalah dan berjalan dengan lancar, para penyelenggara berharap untuk husnul khotimah (berakhir dengan baik).&lt;br /&gt;Dari seluruh rangkaian tahapan Pemilu, Radio Komunitas Baina Fm selalu memantau perkembangan yang terjadi di lapangan. Selain itu juga membantu penyelenggara dalam mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pemilu ini. Dan sebagai hasilnya khususnya di Kecamatan Jalaksana adalah partisipasi pemilih dari rangkaian Pemilu selalu meningkat.&lt;br /&gt;Untuk hasil Pilpres yang baru saja diselenggarakan tanggal 8 Juli 2009, di Kecamatan Jalaksana dari hasil rekapitulasi perolehan sementara dari ke tiga pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Pasangan Mega – Prabowo memperoleh 33,94 % suara&lt;br /&gt;2. Pasangan SBY – Boediyono memperoleh 60,13 % suara&lt;br /&gt;3. Pasangan JK – Wiranto memperoleh 5,93 % suara&lt;br /&gt;Partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilih adalah 72,11 %&lt;br /&gt;(sumber : Rekapitulasi Perolehan Suara Sementara Pemilu Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2009, Kecamatan Jalaksana)&lt;br /&gt;Masyarakat Jalaksana pada khususnya berharap kepada Presiden dan Wakil Presiden supaya menjalankan komitmen ketika mereka sedang berkampanye. Jangan hanya karena ada maunya kemudian bereka mendekati rakyat, tetapi harus melaksanakan apa yang sudah dijanjikan tersebut agar Masyarakat merasakan ada perubahan menuju perbaikan dimasa depan&lt;br /&gt;(pedro_baina@yahoo.co.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-8749983017623368543?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/8749983017623368543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/07/pilpres-partisipasi-pemilih-meningkat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/8749983017623368543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/8749983017623368543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/07/pilpres-partisipasi-pemilih-meningkat.html' title='Pilpres : Partisipasi Pemilih Meningkat'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-2760696573966551530</id><published>2009-06-09T21:51:00.001+07:00</published><updated>2009-06-09T21:54:03.180+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info BAINA'/><title type='text'>BAINA FM : Menumbuhkan Kelompok Taruna Tani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Si53TFkLzkI/AAAAAAAAAGs/7ARi80vxj5Y/s1600-h/logo+Taruna+Tani+Baina.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 247px; height: 265px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Si53TFkLzkI/AAAAAAAAAGs/7ARi80vxj5Y/s320/logo+Taruna+Tani+Baina.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345340977530523202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Kabupaten Kuningan sangat gemar mengkonsumsi ikan basah terutama ikan air tawar. Beberapa jenis ikan yang banyak diminati diantaranya ikan gurame, mas, nila, nilem dan lele. Untuk mencukupi kebutuhan pasar, baru 40% yang bisa dipenuhi dari hasil perikanan domestik, sebagian besar (60%) masih mendatangkan dari luar kabupaten, diantaranya dari Ciamis, Majalengka, Cirebon, Bandung dan Sukabumi. Kurangnya ketersediaan ikan konsumsi, diakibatkan oleh fungsi sebagian besar usaha perikanan bersifat subsisten (untuk konsumsi sendiri) dan juga lebih diakibatkan karena kurangnya penyediaan benih ikan yang bermutu dalam jumlah cukup dan kontinyu.&lt;br /&gt;Berbekal pengalaman usaha pembenihan dan pembesaran ikan selama  2 tahun (semenjak tahun 2007 s/d sekarang) dan didasarkan dari ketersediaan air permukaan yang mencukupi sepanjang tahun, jumlah ketersediaan kolam yang banyak dengan kondisi bangunan kolam yang permanen, serta sumber daya para pemuda yang memadai, maka kami para pegiat Radio Komunitas BAINA FM Desa Babakanmulya Kecamatan Jalaksana membentuk sebuah wadah bagi para pegiat perikanan yaitu Kelompok Taruna Tani BAINA, mengelola usaha pembenihan dan pembesaran ikan. Jenis ikan yang dikelola adalah yang mempunyai prospek pasar yang baik antara lain ikan nila, Mas, Gurame, lele, dll.&lt;br /&gt;Tujuan pembentukan Kelompok Taruna Tani BAINA ini adalah:&lt;br /&gt;a. Penguatan kelembagaan dan permodalan Kelompok Taruna Tani BAINA&lt;br /&gt;b. Memenuhi kebutuhan benih ikan bermutu dalam jumlah cukup dan kontinyu&lt;br /&gt;c. Memenuhi kebutuhan protein ikan bagi masyarakat dan mencukupi kebutuhan ikan bagi pasar domestik Kabupaten Kuningan.&lt;br /&gt;d. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pemuda tani dan keluarganya.&lt;br /&gt;Kegiatan usaha perikanan tersebut masih perlu mendapatkan dukungan dan bimbingan yang lebih intensif sehingga potensi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang ada dapat diberdayakan semaksimal mungkin dalam rangka pemenuhan protein hewani bagi pertumbuhan tubuh manusia.&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;pedro_baina@yahoo.co.id&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-2760696573966551530?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/2760696573966551530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/06/baina-fm-menumbuhkan-kelompok-taruna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2760696573966551530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2760696573966551530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/06/baina-fm-menumbuhkan-kelompok-taruna.html' title='BAINA FM : Menumbuhkan Kelompok Taruna Tani'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Si53TFkLzkI/AAAAAAAAAGs/7ARi80vxj5Y/s72-c/logo+Taruna+Tani+Baina.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-5007551210004082731</id><published>2009-06-01T20:35:00.001+07:00</published><updated>2009-06-01T20:46:16.549+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Wilayah'/><title type='text'>GUNUNG CIREMAI : TUJUH PENDAKI TERSESAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SiPbPxN_awI/AAAAAAAAAGc/9YW6Dm4eKks/s1600-h/ciremai1.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SiPbPxN_awI/AAAAAAAAAGc/9YW6Dm4eKks/s320/ciremai1.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342354646948080386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gunung Ciremai berada di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Posisi Geografis puncak Gunung Ciremai terletak pada 6° 53' 30" LS dan 108° 24' 00" BT, dengan ketinggian 3.078 m di atas permukaan laut. Puncak gunung Ciremai dapat dicapai melalui banyak jalur pendakian. Akan tetapi yang populer dan mudah diakses adalah melalui Desa Palutungan dan Desa Linggarjati di Kab. Kuningan, dan Desa Apuy di Kab. Majalengka.&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu yaitu hari Sabtu Tanggal 23 Mei 2009 dikabarkan sebanyak tujuh pendaki asal Bekasi tersesat di Gunung Ciremai sejak. Mereka mendaki sejak hari Kamis tanggal 21 Mei 2009, yang rencananya mereka hanya tiga hari ternyata hingga kontak terakhir Sabtu malam, mereka belum juga turun gunung, sedangkan mereka dalam kondisi tanpa makanan, serta perbekalan lain karena sudah habis selama tiga. Ditambah lagi salah satu di antara mereka terluka karena terjatuh kedalam jurang di lokasi Gua Lawet. Mereka semua ternyata tidak terdaftar dalam izin pendakian di Balai Taman Nasional Gunung Ciremai.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SiPbZY-0zzI/AAAAAAAAAGk/TTTVCZDklZk/s1600-h/ciremai2.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 98px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SiPbZY-0zzI/AAAAAAAAAGk/TTTVCZDklZk/s320/ciremai2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342354812240711474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gunung merupakan suatu gundukan tanah yang menjulang tinggi, biasanya memiliki sebuah titik tertinggi yang disebut puncak. Sebelum memasuki puncak tersebut tentu saja kita harus melewati beberapa tingkatan, baik tingkatan keadaan suhu udara maupun jenis pohon yang kita lewati. Ada yang disebut hutan belantara, yaitu sebuah lokasi pada ketinggian tertentu yang disitu banyak ditumbuhi pepohonan yang menjulang tinggi serta memiliki banyak belukar dan tidak jarang yang berlumut dikarenakan usia pohon yang sudah sangat tua serta kondisi suhu yang lembab.&lt;br /&gt;Tentu saja kejadian ini selalu membawa hikmah. Ketika kita memasuki suatu tempat tentu kita haruslah memiliki etika. Begitu juga ketika kita memasuki Gunung atau Hutan belantara, terlebih lagi jika tempat tersebut jarang dilalui manusia. Selain kita harus bersikap “sopan” terhadap alam dan jangan mengganggu atau merusak, kita juga sebaiknya jangan berkata yang jelek. Menurut para ulama Berkata juga merupakan sebuah do’a, jadi jika kita berkata yang jelek maka do’a kita adalah jelek pula. Bertingkah laku yang “sopan” juga itu harus kita terapkan, karena didalam hutan terdapat banyak rumah, tentunya rumah para penghuni hutan.&lt;br /&gt;Renungkanlah....&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;pedro_baina@yahoo.co.id&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-5007551210004082731?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/5007551210004082731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/06/gunung-ciremai-tujuh-pendaki-tersesat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/5007551210004082731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/5007551210004082731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/06/gunung-ciremai-tujuh-pendaki-tersesat.html' title='GUNUNG CIREMAI : TUJUH PENDAKI TERSESAT'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SiPbPxN_awI/AAAAAAAAAGc/9YW6Dm4eKks/s72-c/ciremai1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-6143098225983887447</id><published>2009-05-30T20:32:00.002+07:00</published><updated>2009-05-30T20:38:40.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wirausaha'/><title type='text'>Berwirausaha Perikanan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SiE2xFDIm-I/AAAAAAAAAGM/69uMQbd7ukc/s1600-h/koi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 88px; height: 66px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SiE2xFDIm-I/AAAAAAAAAGM/69uMQbd7ukc/s320/koi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341610849834933218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Baina FM, Kuningan&lt;/span&gt;. Jika membicarakan perikanan memang tidak akan habisnya untuk diobrolkan. Suka dan duka akan banyak menghiasi ruang lingkup bidang ini. Contohnya saja di Kabupaten Kuningan yang memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan pada bidang perikanan. Mengingat sumber air yang melimpah, seharusnya tidak sulit untuk mengembangkan perikanan di wilayah Kuningan.&lt;br /&gt;Namun dalam perjalanannya tidaklah semudah yang dibayangkan, selain pengetahuan serta teknologi yang harus dikuasai oleh petani ikan, potensi wilayahpun harus disesuaikan dengan berbagai faktor, mulai dari faktor lingkungan, kondisi alam, suhu, ph tanah, ketersediaan pakan dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Jika anda berniat untuk budidaya perikanan, sebaiknya kenali dahulu kondisi lingkungan sekitarnya, kemudian sesuaikan jenis ikan apa yang cocok dengan kondisi tersebut, serta tentukan apakah anda akan mengusahakan pada bagian pemijahan, pendederan, ataukah pembesaran. Setelah itu pelajari tentang teknologi dan pengetahuan tentang budidaya yang akan diusahakan.&lt;br /&gt;Jika semua itu sudah dikuasai barulah pada tahap persiapan dan perencanaan budidaya. Tetapi jangan lupa satu faktor yang sangat penting adalah pemasaran. Sudahkah anda menemukan lubang pemasaran yang akan kita suplai dari hasil budidaya yang akan kita usahakan. Karena jika kita belum memiliki bayangan, niscaya nanti akan kebingungan ketika kita sudah siap menjual hasil, mau dikemanakan?&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda yang memiliki hobi terhadap bidang perikanan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(pedro_baina@yahoo.co.id)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-6143098225983887447?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/6143098225983887447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/05/berwirausaha-perikanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/6143098225983887447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/6143098225983887447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/05/berwirausaha-perikanan.html' title='Berwirausaha Perikanan'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SiE2xFDIm-I/AAAAAAAAAGM/69uMQbd7ukc/s72-c/koi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-3506001419158555891</id><published>2009-05-19T21:37:00.001+07:00</published><updated>2009-05-19T21:40:26.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wirausaha'/><title type='text'>HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN GURAME</title><content type='html'>Penyakit yang banyak menyerang Ikan Gurame diantaranya adalah disebabkan karena : Saprolegniasis sp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab :&lt;br /&gt;• Cendawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyerangan :&lt;br /&gt;■ Luka-luka pada kulit, temperatur dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala klinis :&lt;br /&gt;■ Tubuh ikan ditumbuhi benang - benang halus seperti kapas, berwarna putih;&lt;br /&gt;■ Menyerang tutup insang, kepala sirip;&lt;br /&gt;■ Telur ikan diliputi benang-benang halus seperti kapas.&lt;br /&gt;Pengobatan:&lt;br /&gt;■ Pengobatan terhadap telur yang diserang dengan cara mencelupkan telur ke dalam larutan Malachite Green Oxalate dengan dosis 60 gr/m3 air, selama 15 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan:&lt;br /&gt;■ Menjaga kebersihan kolam dan kwalitas air;&lt;br /&gt;■ Jangan sampai memelihara ikan. yang luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://pedro_baina@yahoo.co.id"&gt;pedro_baina@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-3506001419158555891?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/3506001419158555891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/05/hama-dan-penyakit-pada-ikan-gurame.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/3506001419158555891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/3506001419158555891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/05/hama-dan-penyakit-pada-ikan-gurame.html' title='HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN GURAME'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-5113901390022326920</id><published>2009-05-15T18:47:00.003+07:00</published><updated>2009-05-15T18:51:54.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info BAINA'/><title type='text'>Baina FM Gelar Acara Off Air</title><content type='html'>Dalam rangka untuk mendongkrak kembali kepopuleran penyiaran serta untuk kembali menghimpun para Fans Baina FM, maka Radio Komunitas Baina FM mengadakan gelaran acara off air Undian Berhadiah. Dengan dukungan salah satu perusahaan swasta serta dengan kegigihan para pengelola RAKOM Baina FM, acara ini akan memakan waktu sekitar 2 bulan.&lt;br /&gt;Acara ini diberi nama UNDIAN DJARUM COKLAT BERHADIAH. Setiap pembelian satu bungkus Rokok JARUM COKLAT di Radio Baina FM dengan harga yang sama dengan harga pasaran, maka pembeli mendapatkan satu lembar kartu attensi berhadiah, yang mana kartu atensi tersebut selain berfungsi sebagai untuk memunta lagu pada acara radio, setelahnya akan di ikutkan kedalam undian berhadiah. Hadiah yang disuguhkan dari sponsor juga cukup menarik diantaranya Televisi berwarna, DVD player, Kipas Angin, Dispenser, Setrikaan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Semua hadiah disediakan dari pihak sponsor, selain itu pula sponsor bersedia untuk membayak biaya siar yang jumlahnya cukup lumayan, serta pada waktu pengundian juga pihak sponsor yang akan mendanai semuanya dari mulai Tenda, Organ Tunggal, dan perlengkapan lainnya.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menginspirasi terutama para pengelola Radio Komunitas yang merasa kesulitan dalam memperoleh sponsor. Memang sponsor juga tidak mau rugi, mereka juga menuntut kontribusi lain dari Radio. Namun selama itu tidak merugikan pihak Radio, ini dapat dijadikan langkah awal untuk menjalin kerjasama baik dengan pihak swasta maupun dengan pihak lainnya…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(pedro_baina@yahoo.co.id)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-5113901390022326920?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/5113901390022326920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/05/baina-fm-gelar-acara-off-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/5113901390022326920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/5113901390022326920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/05/baina-fm-gelar-acara-off-air.html' title='Baina FM Gelar Acara Off Air'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-5811088049253246122</id><published>2009-04-21T21:00:00.005+07:00</published><updated>2009-05-15T18:47:20.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Wilayah'/><title type='text'>TENTANG PEMILU DI JALAKSANA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Se3S4zmOeGI/AAAAAAAAAFY/qq9JE1nedrs/s1600-h/logo2009.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 119px; height: 158px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Se3S4zmOeGI/AAAAAAAAAFY/qq9JE1nedrs/s320/logo2009.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327145807614212194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada Pemilu Legislatif 2009 ini secara umum memang sangat berbeda dengan pemilu sebelumnya, pasalnya tatacara pemilihannyapun sangat berbeda dari pencoblosan menjadi pencontrengan. Hal ini saja cukup membuat masyarakat jadi bingung, ditambah lagi jumlah partai yang dirasa terlalu banyak dan Calegnya yang seabreg. Tentu masyarakat menjadi lebih bingung.Jika dilihat dari kertas suara yang begitu besar serta tulisan yang sangat kecil, ini sangat menyulitkan masyarakat terutama yang sudah memiliki kekurangan penglihatan atau buta huruf.&lt;br /&gt;Di Kecamatan Jalaksana secara umum pemilu ini dinilai cukup lancar. Meskipun tatacara pemilihan yang relatif sulit, ternyata partisipasi pemilih mencapai 71%. Dari pemilih yang terdaftar dalam DPT sebanyak 32.227 orang, yang menggunakan hak pilihnya ada sebanyak 22.891 orang. Itu terbukti bahwa kepedulian masyarakat terhadap masa depan Bangsa dan Negara ini masih cukup bagus. Mudah mudahan hal ini menjadi pemacu bagi para Anggota legislatif yang baru dapat kusri untuk menjalankan amanat rakyat dengan baik. Semoga...&lt;br /&gt;pedro_baina@yahoo.co.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-5811088049253246122?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/5811088049253246122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/04/tentang-pemilu-di-jalaksana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/5811088049253246122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/5811088049253246122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/04/tentang-pemilu-di-jalaksana.html' title='TENTANG PEMILU DI JALAKSANA'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Se3S4zmOeGI/AAAAAAAAAFY/qq9JE1nedrs/s72-c/logo2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-4306302606002045031</id><published>2009-04-21T20:46:00.001+07:00</published><updated>2009-04-21T21:40:48.730+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wirausaha'/><title type='text'>GELIAT PETANI IKAN LELE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Se3afwgTdaI/AAAAAAAAAFw/BYZ2zGuO2FI/s1600-h/08032011203200.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Se3afwgTdaI/AAAAAAAAAFw/BYZ2zGuO2FI/s320/08032011203200.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327154173380359586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Se3aEpswj6I/AAAAAAAAAFo/8gNUKc0Q_Yw/s1600-h/lele.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 106px; height: 87px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Se3aEpswj6I/AAAAAAAAAFo/8gNUKc0Q_Yw/s320/lele.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327153707697082274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Petani Lele di Kabupaten Kuningan kini sudah dapat perhatian dari banyak pihak, terbukti dengan meningkatnya pesanan baik dari dalam maupun luar Kuningan. Ini menjadi salah satu kebanggaan sekaligus tantangan bagi anggota kelompok khususnya yang tergabung dalam organisasi JKMPP.&lt;br /&gt;Menjadi kebanggaan karena setelah bersusah payah untuk memasyarakatkan ikan lele kini sudah mulai kelihatan hasilnya. Dan menjadi tantangan karena mengingat pesanan yang begitu banyak, sedangkan tingkat kemampuan produksi masih belum sepadan sehingga mereka sering mengalami kesulitan darimana harus mendatangkan barang (ikan) untuk pesanan tersebut.&lt;br /&gt;Yang menjadi kendala di kelompok adalah tingkat kematian yang sulit ditekan, juga harga pakan buatan (pellet) yang harganya cukup mahal sehingga jika dikalkulasikan kadang petani mengalami kerugian. Misalnya Pa Uri, adalah salah satu petani Ikan Lele di daerah Kuningan kota. Ia menanam lele sebanyak 1 kwintal atau sekitar 2500 ekor. Ia membeli ikan sangkal untuk dibesarkan tersebut dengan harga Rp 15.000,-/Kg. ketika sudah 40 hari ia jual semua ikan-ikannya, setelah ditimbang hanya berbobot kurang dari 1 Kwintal. Penurunan bobot tersebut terjadi karena kematian yang cukup besar. Ia juga selama pemeliharaan telah menghabiskan pakan sekitar 2 Kwintal lebih yang harganya sekitar Rp. 5.000,-/Kg. tentu ini adalah sebuah kerugian buat Pa Uri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman tersebut kami ingin mensiasati dari faktor pakan,  kami akan mencoba membuat pakan sendiri atau membuat pelet sendiri dengan bahan-bahan yang murah namun memiliki kadar protein tinggi. Buat teman-teman yang memiliki ilmu tentang pembuatan pakan untuk ikan lele kami tunggu postingannya. Terima kasih.&lt;br /&gt;Pedro_baina@yahoo.co.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-4306302606002045031?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/4306302606002045031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/04/geliat-petani-ikan-lele.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/4306302606002045031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/4306302606002045031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/04/geliat-petani-ikan-lele.html' title='GELIAT PETANI IKAN LELE'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Se3afwgTdaI/AAAAAAAAAFw/BYZ2zGuO2FI/s72-c/08032011203200.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-2119187350855449997</id><published>2009-04-03T22:16:00.002+07:00</published><updated>2009-04-03T22:35:01.971+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bacaan'/><title type='text'>ECENG GONDOK PEMBERSIH POLUTAN LOGAM BERAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SdYq8Ph2WUI/AAAAAAAAAEw/2cf_YX54-W0/s1600-h/08070811531500.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SdYq8Ph2WUI/AAAAAAAAAEw/2cf_YX54-W0/s320/08070811531500.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320487224233843010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Harian Kompas memberitakan, Sungai Citarum serta Waduk Saguling dan Cirata di Kabupaten Bandung tercemar logam berat. Dalam daging ikan mas dan nila yang hidup di waduk tersebut ditemukan kandungan merkuri (Hg), tembaga (Cu), dan seng (Zn) dengan kadar yang cukup membahayakan. Logam berat itu diketahui terkonsentrasi di perut, lemak, dan daging ikan.&lt;br /&gt;Temuan ini diikuti dengan imbauan agar masyarakat berhati-hati mengonsumsi ikan air tawar. Maklumlah, akumulasi logam berat di tubuh manusia, dalam jangka panjang, dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti penyakit minamata, bibir sumbing, kerusakan susunan saraf, dan cacat pada bayi. Aparat terkait mengaku bahwa mereka telah berupaya untuk mencegah pencemaran tersebut dengan berbagai cara. Secara garis besar sebenarnya ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi pencemaran perairan oleh logam berat, yaitu cara kimia dan biologi.&lt;br /&gt;Cara kimia, antara lain dengan reaksi chelating, yaitu memberikan senyawa asam yang bisa mengikat logam berat sehingga terbentuk garam dan mengendap. Namun, cara ini mahal dan logam berat masih tetap berada di waduk meski dalam keadaan terikat. UNTUNGLAH ada penanggulangan secara biologi yang bisa menjadi alternatif terhadap mahalnya penanggulangan dengan cara kimia. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan eceng gondok (Eichornia crassipes).&lt;br /&gt;Eceng gondok selama ini lebih dikenal sebagai tanaman gulma alias hama. Padahal, eceng gondok sebenarnya punya kemampuan menyerap logam berat. Kemampuan ini telah diteliti di laboratorium Biokimia, Institut Pertanian Bogor, dengan hasil yang sangat luar biasa.&lt;br /&gt;Penelitian daya serap eceng gondok dilakukan terhadap besi (Fe) tahun 1999 dan timbal. Eceng gondok terbukti mampu menurunkan kadar polutan Pb dan Fe. Oleh karena itu, diyakini eceng gondok juga mampu menurunkan kadar polutan Hg, Zn, dan Cu yang mencemari Waduk Saguling dan Cirata. Sebab, secara struktur kimia, atom Hg, Zn, dan Cu termasuk dalam golongan logam berat bersama Pb dan Fe.&lt;br /&gt;SELAIN dapat menyerap logam berat, eceng gondok dilaporkan juga mampu menyerap residu pestisida, contohnya residu 2.4-D dan paraquat. Dari hasil penelitian-penelitian itu dapat disimpulkan ternyata eceng gondok tidaklah sia-sia dicipta oleh Tuhan Yang Maha Esa, apalagi sebagai pengganggu manusia. Eceng gondok dapat dinyatakan sebagai pembersih alami perairan waduk atau danau terhadap polutan, baik logam berat maupun pestisida atau yang lain.&lt;br /&gt;MEMANG dilaporkan eceng gondok dapat tumbuh sangat cepat pada danau maupun waduk sehingga dalam waktu yang singkat dapat mengurangi oksigen perairan, mengurangi fitoplankton dan zooplankton serta menyerap air sehingga terjadi proses pendangkalan, bahkan dapat menghambat kapal yang berlayar pada waduk. Namun, apa arti sebuah danau yang bersih dari eceng gondok jika ternyata air dan ikan yang ada di dalamnya tercemari polutan? Bahkan, bila suatu danau polutan sangat tinggi dan tidak ada tanaman yang menyerapnya, pencemaran dapat merembes ke air sumur dan air tanah di sekitar danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedro_baina@yahoo.co.id &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-2119187350855449997?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/2119187350855449997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/04/eceng-gondok-pembersih-polutan-logam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2119187350855449997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2119187350855449997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/04/eceng-gondok-pembersih-polutan-logam.html' title='ECENG GONDOK PEMBERSIH POLUTAN LOGAM BERAT'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/SdYq8Ph2WUI/AAAAAAAAAEw/2cf_YX54-W0/s72-c/08070811531500.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-1343489257833887495</id><published>2009-03-25T21:17:00.000+07:00</published><updated>2009-03-25T21:23:17.936+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS'/><title type='text'>Satu Menit yang Amat Berharga</title><content type='html'>Kunci sukses ibu rumah tangga, pandai-pandai mengatur waktu antara kantor dan rumah tangga 24 jam bisa terasa panjang, bisa pula terasa pendek, tergantung bagaimana Anda memanfaatkannya. Seorang ibu yang memiliki empat oramg putra termasuk dua balita , dengan dibantu seorang pelayan, mampu menyelesaikan tugas-tugas cuci, masak, bersih-bersih rumah dan setrika setiap hari. Itu masih ditambah komunikasi mingguan dengan pihak sekolah dari ke-3 putranya, mengikuti kursus tajwid dan bahasa Arab, aktif di majelis ta'lim masjid kompleks, membaca satu hingga dua buku setiap bulannya, khatam al-Qur'an setidaknya sekali dalam sebulan, membuka internet setidaknya satu jam setiap hari, dan menjadi agen sebuah majalah dakwah untuk menambah penghasilannya. &lt;br /&gt;Waktu yang dimiliki setiap ibu sama, 24 jam sehari. Namun hasil yang diperoleh bisa jauh berbeda. Anda pun dapat mengelola waktu dengan baik, jika Anda mempersiapkan rencana dengan baik pula. Bagaimana jika dimulai sekarang? &lt;br /&gt;Pilah Memilah Waktu &lt;br /&gt;Dalam rutinitas kehidupan sebuah keluarga, masing-masing memiliki beberapa jenis waktu spesifik yang bisa diprioritaskan untuk diklasifikasikan. Seorang ibu yang juga bekerja di luar rumah harus bisa membagi waktu dengan baik antara pekerjaan kantor dengan rumah. Ia selesaikan pekerjaan kantor tanpa membawanya ke rumah. Di manapun ia berada ia bisa mengontrol kegiatan anak-anak lewat hand phonenya. Di rumah, ia akan bermain bersama balitanya secara total selama sepuluh hingga lima belas menit, namun setelah itu ia akan serius mengerjakan pekerjaan rumah tangga. &lt;br /&gt;Ibu yang lain tinggal bersama mertua yang sudah tua dan sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatan dan perhatian khusus, maka ia harus benar-benar membagi dengan baik waktu untuk mertua , suami dan untuk anak-anaknya. Ia banyak berbincang dengan mertua ketika anak-anak sedang sekolah, dan membimbing mertuanya untuk duduk di teras depan menikmati pemandangan luar. Sore hari ia harus menemani anak-anak belajar. Malam hari adalah waktu bersama keluarga di depan televisi, dan setelah anak-anak tidur ia akan menyediakan waktu satu jam untuk berdiskusi dengan suaminya. &lt;br /&gt;Ada pula ibu yang sehari-hari ditinggal suaminya dinas di kota lain dan hanya pulang pada Sabtu dan Ahad. Maka dia meminta anak-anaknya untuk sebisa mungkin tidak membuat rencana kegiatan bersama teman-temannya pada Sabtu dan Ahad karena itu adalah waktu keluarga. Sebaliknya, Senin hingga Jum'at dipergunakan ibu untuk berbagai kegiatan sosial keagamaan untuk dirinya sendiri. &lt;br /&gt;Secara umum pun, ibu bisa memilah pembagian waktu antara waktu untuk ibadah-ibadah maghdah dengan waktu untuk urusan duniawi. Dengan mengupayakan shalat tepat waktu, menyediakan waktu untuk shalat dhuha dan shalat lail, juga mengalokasikan beberapa puluh menit untuk membaca al- Qur'an &lt;br /&gt;Bagaimana dengan model pengklasifikasian yang paling tepat untuk keluarga Anda? Tentukan prioritas pengklasifikasian waktu ini berdasar pengalaman rutinitas sehari-hari. &lt;br /&gt;Semenitpun Berharga &lt;br /&gt;Sekali waktu jadwal kegiatan itu dievaluasi. Bila merasa masih memiliki waktu luang pada sore hari, misalnya saat anak-anak menonton film anak di televisi, apa yang sebaiknya dilakukan? Sementara ia tetap berada di dekat putranya, mengingat film-film anak itupun masih memerlukan bantuan sensor dari orang tua. Maka memilih kegiatan membuat ketrampilan bisa menjadi solusinya. Membuat bunga dari pita, membuat tas dari manik-manik, menyulam kruistik, hingga membuat boneka, yang hasilnya bisa dijual ke tetangga kanan kiri untuk menambah penghasilan. &lt;br /&gt;Bila Anda hanya memiliki waktu lima belas hingga tiga puluh menit sebelum Maghrib, ketika suami belum juga sampai di rumah, maka ia membaca beberapa buku bacaan untuk menghabiskan waktu, itu juga baik. &lt;br /&gt;Jika kita bisa menghargai waktu, sesungguhnya semenit dalam sehari itu sangatlah berharga dan Anda akan bersyukur karena memiliki waktu luang walau hanya lima menit sehari. Misalnya kita memiliki wadah tertutup yang praktis, khusus untuk perangkat tas manik-maniknya yang bisa dengan mudah kita buka ataupun bereskan. Ketika menghadapi waktu luang walau hanya sepuluh menit, kita akan meneruskan rangkaian manik-maniknya itu. Dengan cara seperti ini kita bisa menyelesaikan sebuah tas dalam waktu lima hari tanpa harus menyediakan waktu khusus untuk itu. Manakala dalam sebulan kita mampu membuat enam buah tas dengan harga satuan seratus ribu rupiah, Anda bisa hitung pemasukannya yang lumayan hanya dengan cara memanfaatkan waktu-waktu sisanya. &lt;br /&gt;Lima menit setiap hari ketika ibu menunggu adzan dhuhur tiba, dalam sebulan menjadi 150 menit atau 2,5 jam. Waktu sebanyak itu bisa Anda pergunakan untuk membaca habis sebuah buku, atau menghafal satu surah pendek al -Qur'an, atau membuat manik-manik tas maupun tempat tissue. Nah, dalam setahun, berapa nilai tambah itu akan semakin bertambah? &lt;br /&gt;Jangan membuang semenit pun waktu luang yang ada dalam hidup Anda. Seandainya Anda harus merebahkan diri untuk beristirahatpun, manfaatkan untuk berzikir dengan nyaman! &lt;br /&gt;Ingatlah pesan-pesan Rasulullah saw ini: "Pada setiap terbit fajar ada dua malaikat berseru :'Wahai anak Adam, aku adalah hari yang baru, dan aku dating untuk menyaksikan semua amalan kamu,oleh sebab itu manfaatkanlah aku sebaik-baiknya, karena aku tidak akan kembali lagi hingga hari Pengadilan'"(Hadis). Juga , "Rugilah barang siapa yang dalam dua hari hidupnya sama saja."&lt;br /&gt;(pedro_baina@yahoo.co.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-1343489257833887495?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/1343489257833887495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/03/satu-menit-yang-amat-berharga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/1343489257833887495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/1343489257833887495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/03/satu-menit-yang-amat-berharga.html' title='Satu Menit yang Amat Berharga'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-6630714755190642492</id><published>2009-03-25T21:08:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T21:11:35.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wirausaha'/><title type='text'>BUDIDAYA TANAMAN SECARA VERTIKULTUR</title><content type='html'>Vertikultur berasal dari istilah dalam bahasa lnggris yaitu verticulture (vertical dan culture) artinya sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Cara bercocok tanam secara vertikultur ini sebenarnya sama saja dengan bercocok tanam di kebun atau di sawah. Perbedaannya terletak pada lahan yang digunakan. Misalnya, lahan 1 meter mungkin hanya bisa untuk menanam 5 batang tanaman. Dengan sistem vertikultur bisa untuk 20 batang tanaman. Banyak sedikitnya tanaman yang akan kita budidayakan bergantung pada model wadah yang kita gunakan. Sistem vertikultur ini sangat cocok diterapkan bagi petani atau perorangan yang mempunyai lahan sempit, namun ingin menanam tanaman sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;Untuk memulai budidaya tanaman secara vertikultur sebenarnya tidak perlu direpotkan dengan peralatan dan bahan yang akan menghabiskan biaya yang besar, yang penting wadah yang dipakai dapat menyediakan ruang tumbuh yang baik bagi tanaman. Namun terkadang kita ingin hasilnya nanti tidak hanya berupa panen tapi juga keindahan tanaman yang ditanam secara vertikultur dan struktur bangunan/wadah tanam tahan lama.&lt;br /&gt;Alat yang diperlukan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;- gergaji/parang - palu&lt;br /&gt;- paku - tang&lt;br /&gt;- gunting - cangkul&lt;br /&gt;- sekop - bor&lt;br /&gt;- kayu - dll.&lt;br /&gt;Bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;- pralon/bambu/talang/papan - kaso&lt;br /&gt;- reng - plastik bening&lt;br /&gt;- pupuk kandang - tanah gembur&lt;br /&gt;- sekam, serutan, atau gergaji kayu - kotak semai untuk benih&lt;br /&gt;Banyak sedikitnya alat dan bahan yang digunakan bergantung pada bangunan dan model wadah yang akan kita pilih. Ukuran panjang-pendek, tinggi-rendah, serta besar kecilnya tergantung lahan yang kita miliki.&lt;br /&gt;Cara Pembuatannya sebagai berikut :&lt;br /&gt; Ukur terlebih dulu jarak lubangnya, misalnya 10 sampai dengan 15 cm.&lt;br /&gt; Tandai silang dengan pensil sepanjang 10 cm.&lt;br /&gt; Dari batas 10 cm tersebut ukur naik 10 cm.&lt;br /&gt; Lakukan seterusnya sehingga sampai ujung pralon.&lt;br /&gt; Gergajilah setiap tanda silang dengan lebar 10 cm.&lt;br /&gt; Siapkan lampu teplok.&lt;br /&gt; Pralon yang sudah digergaji dipanaskan dengan lampu teplok.&lt;br /&gt; Bila sudah agak lembek, cepat tekan ke dalam dengan besi atau kayu bulat.&lt;br /&gt; Bagian atas ditekan ke dalam untuk menahan tanah / akar tanaman.&lt;br /&gt; Bagian bawah ditekan keluar.&lt;br /&gt; Agar bisa berdiri tegak, bagian bawah bisa di cor permanen atau bisa pula diberi pemberat semen dengan wadah kaleng atau pot.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Setelah lubang tanam selesai dibuat, siapkan tanah gembur, pasir, dan kompos dengan ukuran 1 : 1 : 1 dan bisa ditambahkan pupuk urea. Biarkan selama lebih kurang 1 minggu dengan setiap kali disiram air dari lubang atas.&lt;br /&gt;Pada dasarnya semua tanaman bisa ditanam dalam wadah pralon. Namun, sebaiknya hal itu dilakukan untuk tanaman yang tingginya kurang dari satu meter. Untuk tanaman yang tidak membutuhkan banyak air dan banyak sinar matahari, bisa ditanam di lubang atas dan perlu banyak air di bagian bawah. Misalnya di bagian atas cabai, di tengah seledri, dan bawah ginseng atau katuk. Kita harus pula sering menambahkan kompos atau tanah gembur di setiap lubang apabila media tanahnya berkurang.&lt;br /&gt;Apabila Anda punya sisa-sisa pralon bekas membangun rumah, jangan dibuang. Itu bisa dijadikan menjadi wadah tanam yang indah dan unik. Pandai-pandailah memanfaatkan lahan di pekarangan / halaman kita untuk berbagai tanaman produktif atau tanaman obat. Di rumah yang sudah tak ada tanah kosong karena dipenuhi bangunan, atap kamar dan pagar rumah serta lokasi di atas got dapat dimanfaatkan untuk lahan pertanian. Mulai dari tanaman sayuran, tanaman obat sampai ke tanaman buah-buahan bisa dimiliki. Semuanya bisa tumbuh subur bersamaan kalau kita telaten merawat dan memberikan kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMELIHARAAN TANAMAN&lt;br /&gt;Tanaman juga memerlukan perawatan, seperti halnya makhluk hidup yang lain. Tanaman memerlukan perhatian dan kasih sayang. Selain penyiraman dilakukan setiap hari juga perlu pemupukan, dan juga pengendalian hama penyakit.&lt;br /&gt;a. Pemupukan&lt;br /&gt;Sebaiknya pupuk yang digunakan adalah pupuk organik misalnya pupuk kompos, pupuk kandang atau pupuk bokashi yang menggunakan teknologi mikroorganisme 4 (EM4). Agar buah tidak mudah rontok sebaiknya menggunakan KCL satu sendok teh atau sendok makan tergantung besar kecilnya pohon. Pemberian KCL sebaiknya setiap 5 sampai 6 bulan sekali. Di perkotaan, pupuk kandang atau kompos harganya menjadi mahal. Kalau kita mau irit/berhemat, kita bisa membuatnya sendiri. Limbah dapur atau daun-daun kering bisa kita manfaatkan untuk pembuatan pupuk bokashi (baca artikel resep bokashi). Dewasa ini masyarakat mulai banyak mempertimbangkan mengkonsumsi hasil panen yang Iebih sehat cara penanamannya, yakni yang menggunakan pupuk dan pengendalian hama alami. Meski lebih mahal tetap dibeli karena dirasa lebih aman dikonsumsi untuk kesehatan.&lt;br /&gt;b. Pengendalian Hama Secara Alami&lt;br /&gt;Saat ini banyak dijual racun pestisida yang menggunakan bahan kimia. Sayuran yang penampilannya tampak cantik, segar dan bersih kadang kala malah berbahaya untuk dikonsumsi, karena banyak menggunakan pestisida kimia. lni bisa membahayakan kesehatan. Hal yang perlu diperhatikan apabila kita terpaksa menggunakan bahan kimia harus benar-benar selektif agar tanaman yang kita usahakan tidak tercemar. Sebaiknya dua minggu sebelum masa panen jangan menggunakan obat/racun pestisida.&lt;br /&gt;Untuk berkebun di rumah sebaiknya jangan menggunakan bahan kimia. Ditekankan pula jangan menggunakan furadan untuk membunuh hama yang ada di dalam tanah. Penggunaan furadan bisa mengurangi tingkat kesuburan tanah dan juga mencemari tanaman kurang lebih selama sebulan. Jadi, sebaiknya untuk tanaman sayuran tidak perlu menggunakan furadan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PEMANENAN DAN PASCAPANEN&lt;br /&gt;Pemanenan sayuran biasanya dilakukan dengan sistem cabut akar (sawi, bayam, seledri, kemangi, slada, kangkung dan sebagainya). Apabila kita punya tanaman sendiri dan dikonsumsi sendiri akan lebih menghemat apabila kita potong daunnya. Dengan cara tersebut tanaman sayuran bisa bertahan lebih lama dan kita bisa panen berulang-ulang. Upaya lain agar hasil Pasca Panen punya nilai lebih dan tahan lama hendaknya dilakukan pengolahan menjadi suatu produk yang mempunyai nilai lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEHAT&lt;br /&gt;Banyak cara hidup sehat. Salah satunya adalah mengkonsurnsi makanan yang sehat. Tanpa banyak mengandung unsur kimiawi, zat pewarna atau pengawet. Begitu pula dengan tinggal di rumah yang sehat. Penuh ”warna” oleh pepohonan, jauh dari pencemaran lingkungan.&lt;br /&gt;Teknik vertikultur adalah upaya untuk menghasilkan tanaman yang lebih higienis dan ramah. Terlebih lagi bila pertanian tersebut dipakai dengan konsep organik, tentu hasilnya akan berbeda. Pemilik kebun dapat membuat sendiri pupuk alami dari bahan-bahan sederhana, yang diperoleh dari limbah atau sampah dapur. Untuk urusan hama penyakit pun tak perlu khawatir, resep tradisional peninggalan orangtua mampu menghadapi hama itu (baca artikel pestisida nabati).&lt;br /&gt;Memang hasil panen dari kebun kecil ini tidak sebesar dengan cara konvensional. Yang umumnya memakai pupuk kimia jenis urea, TSP, atau NPK dalam unsur tanah. Di balik itu ada hasil yang lebih membanggakan bila memakai cara alami. Asupan zat kimia ke dalam tanaman dapat diperkecil. Air untuk menyiram pohon juga jauh lebih bersih.&lt;br /&gt;Untuk budidaya sayuran cara vertikultur temyata hasil panennya tidak jauh dengan petani umumnya. Pohon cabai dapat dipetik hasilnya pada usia tiga bulan. Tanaman sawi atau selada bisa dipanen ketika umur 40 hari. Terong atau pare berbuah di usia tiga bulan. Begitu juga dengan bayam yang siap dipetik pada hari ke-28. lbu-ibu tak perlu repot untuk pergi ke pasar atau supermarket untuk membeli sayuran yang lebih fresh. Hasil ladang bertingkat di halaman jauh lebih segar daripada di sana. Lagipula ada kepuasan batin untuk itu. Memakan hasil bumi dari jerih payah sendiri, meskipun sedikit adanya.&lt;br /&gt;(pedro_baina@yahoo.co.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-6630714755190642492?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/6630714755190642492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/03/budidaya-tanaman-secara-vertikultur.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/6630714755190642492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/6630714755190642492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/03/budidaya-tanaman-secara-vertikultur.html' title='BUDIDAYA TANAMAN SECARA VERTIKULTUR'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-6260292977979589576</id><published>2009-03-25T21:01:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T21:06:26.938+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Wilayah'/><title type='text'>Kabupaten Kuningan Menuju Produsen Ikan Lele</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Sco6VMz9CuI/AAAAAAAAAEo/xVaWqEFZYEY/s1600-h/08032011203200.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Sco6VMz9CuI/AAAAAAAAAEo/xVaWqEFZYEY/s320/08032011203200.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317126445955091170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Kuningan yang terletak di kaki Gunung Ciremai – JAWA BARAT, sudah tentu memiliki sumber air yang berlimpah. Karena itu di Kuningan memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Dan inilah yang saat ini sedang digali oleh sekelompok mayaratkat yang peduli dengan dunia perikanan.&lt;br /&gt;Adalah JKMPP (Jaringan Komunitas Masyarakat Peduli Perikanan) yang saat ini sedang menggali potensi yang besar tersebut. JKMPP yang telah berdiri sekitar dua tahun yang lalu, memiliki kegiatan seputar dunia perikanan dengan system inti plasma. Saat ini telah lebih dari 40 kelompok perikanan yang bergabung dengan JKMPP, kelompok tersebut merupakan kumpulan masyarakat yang hobi dan peduli dengan perikanan yang berkelompok kecil di masing-masing Desa yang ada di Kabupaten Kuningan. Keterbukaan JKMPP dalam mengelola organisasi ini terbukti dengan tidak membatasi masyarakat yang hendak bergabung. Tidak ada prasyarat khusus untuk dapat bergabung, justru setelah bergabung secara otomatis akan di ikutkan pelatihan tentang teknik budidaya ikan secara menguntungkan.&lt;br /&gt;Saat ini JKMPP berkonsentrasi pada budidaya ikan lele yang disesuaikan dengan permintaan pasar. Sekitar 30 Ton perhari JKMPP harus menyuplai ikan lele untuk daerah Jakarta saja, Untuk pasaran Kuningan sendiri belum tersentuh sama sekali. Memang banyak sekali masyarakat yang memelihara ikan bahkan ikan lele, tetapi sangat sedikit orang yang mengerti bagaimana budidaya yang benar yang dapat mendatangkan keuntungan dan juga tetap melestarikan lingkungan. Karena kondisi itulah para anggota JKMPP secara Cuma-Cuma akan dibekali ilmu tentang teknik budidaya ikan yang menguntungkan. Tentu saja ini disambut baik oleh para anggota karena selain mereka dapat menimba ilmu dan pengalaman dari sesama pembudidaya ikan, mereka juga difasilitasi dalam hal pemasaran, karena JKMPP saat ini telah menandatangani MOU ( Memorandum Of Understanding) dengan CV. Angkasa Puri sebagai pembeli hasil perikanan. Pada MOU tersebut JKMPP CV. Angkasa Puri akan membeli hasil perikanan dari JKMPP dengan harga sesuai pasaran dengan volume yang tidak dibatasi. Tentu saja kesepakatan tersebut juga berlaku bagi kelompok-kelompok JKMPP yang ada di Desa-desa.&lt;br /&gt;Dengan langkah-langkah JKMPP tersebut diharapkan dalam tahun 2009 ini Kabupaten Kuningan dapat memenuhi kebutuhan ikan khususnya Lele untuk berbagai wilayah, bukan hanya Jakarta atau konsumen lokal tapi nantinya akan berusaha menembus pasaran Ekspor. Amin.&lt;br /&gt;Untuk pembaca, dapat anda lihat seputar informasi JKMPP, dapat membuka www.jkmpp.blogspot.com&lt;br /&gt;Silahkan masukan komentar anda seputar informasi ini.&lt;br /&gt;( pedro_baina@yahoo.co.id )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-6260292977979589576?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/6260292977979589576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/03/kabupaten-kuningan-menuju-produsen-ikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/6260292977979589576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/6260292977979589576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/03/kabupaten-kuningan-menuju-produsen-ikan.html' title='Kabupaten Kuningan Menuju Produsen Ikan Lele'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Sco6VMz9CuI/AAAAAAAAAEo/xVaWqEFZYEY/s72-c/08032011203200.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-6471779524003112853</id><published>2009-03-25T20:45:00.002+07:00</published><updated>2009-03-25T20:59:12.781+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>UPAYA MENARIK MINAT GENERASI MUDA TERHADAP PERTANIAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Sco4l8jk5YI/AAAAAAAAAEg/eCwsHY9ZrTg/s1600-h/08070811595300.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Sco4l8jk5YI/AAAAAAAAAEg/eCwsHY9ZrTg/s320/08070811595300.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317124534625953154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Sco4lgYGxBI/AAAAAAAAAEY/WzZ77NOb56M/s1600-h/08070811550700.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Sco4lgYGxBI/AAAAAAAAAEY/WzZ77NOb56M/s320/08070811550700.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317124527061648402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Kuningan _ JABAR merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi yang besar di bidang pertanian karena masyarakat Kuningan pada umumnya berprofesi sebagai petani. Ketinggian wilayah Kuningan berada pada 500 – 800 Mdpl, dan berada tepat di kaki Gunung Ciremai. Ketinggian tersebut sangat cocok untuk tanaman pertanian dan sayuran.&lt;br /&gt;Sayangnya potensi yang besar ini tidak dibarengi oleh minat masyarakat terhadap pertanian tersebut, terutama oleh para remaja dan pemuda. Mereka lebih minat pada bidang-bidang selain pertanian. Sebagai buktinya adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian makin kesini semakin jarang peminatnya, padahal beberapa tahun yang lalu banyak sekali peminat ke STM Pertanian yang ada di Kuningan ini, bahkan banyak juga yang berasal dari luar Kuningan.&lt;br /&gt;Entah apa alasan mereka tidak berminat pada bidang pertanian. Ada beberapa yang mengaku beralasan bahwa mereka menganggap pertanian itu kotor dan hanya untuk anak petani, yang sangat marginal dan terpinggirkan. Atau alasan yang lain yaitu petani identik dengan kemiskinan. Mungkin itu diantaranya alasan mereka lebih menyukai bekerja dan sekolah di sektor non pertanian. Jika hal ini terus dibiarkan, kondisi ini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan pertanian kita, selain itu kita juga mengabaikan potensi yang cukup besar di bidang pertanian ini.&lt;br /&gt;Pemerintah melalui Deptan (Departemen Pertanian_red) telah banyak mengeluarkan kebijakan-kebijakan dan program-program untuk menarik kembali minat para remaja dan generasi muda terhadap sektor pertanian. Misalnya adalah Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian. Melalui program ini Deptan melalui Badan Pengembangan SDM Pertanian memberikan bantuan bersifat stimulan berupa modal usaha bagi lulusan Sekolah Kejuruan Pertanian yang belum bekerja.&lt;br /&gt;Deptan juga menganjurkan kepada Pemerintah Daerah baik Propinsi maupun Kabupaten/kota agar ikut membantu menfasilitasi program tersebut. Bantuan tersebut tidak diberikan secara cuma-cuma tetapi bersifat “dana bergulir”.&lt;br /&gt;Pembinaan minat generasi muda terhadap pertanian dapat juga dilakukan melalui pembinaan SAKA TARUNABUMI, dalam kegiatan ini dapat dikembangkan program-program yang berkaitan dengan pengembangan usaha agribisnis yang sekarang ini sedang gencar-gencarnya digalakan baik oleh pemerintah maupun oleh non pemerintah. Mudah mudahan dengan cara tersebut dapat menarik kembali minat para generasi muda terhadap bidang pertanian.&lt;br /&gt;(pedro_baina@yahoo.co.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-6471779524003112853?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/6471779524003112853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/03/upaya-menarik-minat-generasi-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/6471779524003112853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/6471779524003112853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2009/03/upaya-menarik-minat-generasi-muda.html' title='UPAYA MENARIK MINAT GENERASI MUDA TERHADAP PERTANIAN'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6mBIPpEdHF4/Sco4l8jk5YI/AAAAAAAAAEg/eCwsHY9ZrTg/s72-c/08070811595300.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-2480401774693068608</id><published>2008-07-25T12:59:00.008+07:00</published><updated>2009-05-15T18:57:00.763+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Wilayah'/><title type='text'>PANEN SAAT KEMARAU</title><content type='html'>JAGUNG GAGAL PANEN, HARGA  MAHAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datangnya musim kemarau yamg lebih cepat dibanding tahun lalu, mengakibatkan tanaman palawija banyak mengalami gagal panen, hal ini dialami beberapa petani di kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan Jawabarat. Kendati demikian masih ada beberapa petani yang merasa beruntung karena menanam jagung lebih awal, sehinggga tidak mengalami gagal panen akibat kekurangan air.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saat ini harga jagung pipilan kering dipetani sekitar Rp. 2.800/kg, harga yang cukup tinggi dibanding tahun lalu yang berada dikisaran Rp.1.500- 2.000/kg.  Namun harga jagung yang lumayan tidak bisa dinikmati  petani  karena banyak yang gagal panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tahunya petani di Kecamatan Jalaksana hanya bisa bercocok tanam dilahan kering selama dua musim tanam, mereka kebanyakan menanam sayuran dan palawija. Saat kemarau datang hampir seluruh ladang yang luasnya 345 Ha otomatis tidak bisa digarap. Padahal dilihat dari topografi wilayah kecamatan Jalaksana berada tepat dilereng gunung Ciremai, wilayah yang subur dengan mata air. Salah seorang petani mengungkapkan bahwa harga jual komoditi tani tidak bisa diandalkan karena harga berada di tangan pembeli, sepertihalnya harga jagung yang saat ini cukup tinggi, karna persaingan harga diantara pengepul hasil bumi. Tapi disayangkan pada saat harga tingggi kwalitas jagung kering tidak optimal, disebabkan oleh kurangnya air dan bibit jagung tidak berlabel yang pada umunya banyak dipakai oleh petani setempat.(boim).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-2480401774693068608?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/2480401774693068608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/panen-saat-kemarau.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2480401774693068608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2480401774693068608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/panen-saat-kemarau.html' title='PANEN SAAT KEMARAU'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-5188107944594811030</id><published>2008-07-25T11:53:00.002+07:00</published><updated>2009-05-15T18:58:25.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Intermezzo'/><title type='text'>PETANI MEMBACA PELUANG</title><content type='html'>Seminggu yang lalu keponakan Saya yang tinggal di Jakarta datang, ia mengisi liburan semester genapnya dengan berlibur dirumah Kakek yang termasuk ayah Saya. Suatu pagi ia menanyakan kepada saya, kenapa pepaya dan sirsak yang matang dipohon tidak dipungut, malah jadi santapan Kelelawar dan Codot dimalam hari. Awalnya saya biasa aja dengan pertanyaan itu, nampaknya tidak ada yang istimewa. Namun ketika dihubungkan dengan potensi dan ekonomi, saya mulai serius, menebak apa yang terjadi dengan pepaya dan sirsak.&lt;br /&gt;             Di kota, kata dia  ''pepaya matang harganya Rp.2.500/kg dan sirsak Rp. 4.000/kg.  Kenapa di sini  dimubazirkan, apa gak bisa dijual? Duh.... bukan ngak mau dijual, tapi ngak ada yang mau beli. Padahal tidak semua orang memiliki pepaya dan sirsak. Tapi kenapa ngak laku juga dijual''.&lt;br /&gt;             Besoknya kami jalan-jalan diladang, melewati kebun orang yang penuh pepaya  mungkin ada luasnya 200 bata (0.03 ha) yang ditanami seluruhnya pohon pepaya, sudah tinggi dan berbuah.  Sebelum keponakan saya ngomong,&lt;br /&gt;saya bicara duluan “ saya hanya punya 2 pohon pepaya dan sirsak susah menjual buahnya agar bisa jadi duit, tapi kenapa ada orang yang menanam banyak sekali, kalau hanya untuk dimakan sendiri, tidak mungkin, pastilah untuk dijual atau tepatnya dijadikan usaha perkebunan”. Orang itu sudah mencoba untuk maju mengusahakan pepaya sebagi usaha pertanian yang menopang pendapatan keluarga. Bagaimana dengan saya, tetangga saya, kerabat saya...... dan yang lainya. Mereka mempuyai potensi pengembangan lahan kearah yang lebih baik untuk penghasilan keluarga yang layak, namun tidak mengerti dan tahu apa yang harus dilakukan agar bisa menguasai pemasaran hasil pertanian&lt;br /&gt;      Menutup perjalanan siang itu, keponakanku bicara “ usaha apapun kalau masih ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan,dapur lambat berkembang menjadi usaha yang maju dan usaha apapun kalau tidak tahu pemasaranya susah berkembang.” aduh saya tambah bingung selama ini saya, tetanggga dan petani lainya sulit untuk membaca peluang maju dibidang pertanian.  Kami hanya megenal tanam, rawat petik jual dan harga nanti dulu.... biar pedagang yang menentukan.  Pantas nasib petani desa kami semakin terpuruk,...... (crewbaina).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-5188107944594811030?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/5188107944594811030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/intermezzo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/5188107944594811030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/5188107944594811030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/intermezzo.html' title='PETANI MEMBACA PELUANG'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-2148342729375246134</id><published>2008-07-23T18:06:00.003+07:00</published><updated>2009-05-15T18:59:00.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Wilayah'/><title type='text'>BLT MULAI CAIR</title><content type='html'>BAINA, 22/7/08. Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang digulirkan pemerintah sudah diterima kepala keluarga miskin senin kemarin (21/7) melalui kantor pos. Pada hari itu juga keluarga penerima BLT langsung mencairkanya di kantos pos Jalaksana. Suasana dikantor desa Babakanmulya nampak ramai sekali oleh penerima BLT yang membuat KTP sebagai syarat pengambilanya di kantor pos. Berbeda dengan tahun 2006, kali ini masyarakat desa Babakanmulya cukup kondusip, salah satunya seleksi penerima calon penerima BLT yang cukup ketat, sehingga keluarga penerima BLT adalah keluarga yang tepat sasaran, yaitu keluarga miskin atau pra sejahtera.&lt;br /&gt;Ditemui diruang kerjanya Kades Babakanmulya Bintanningsih,BA mengharapkan adanya imbal balik dari masyarakat khususnya penerima BLT untuk membantu pembangunan gedung serbaguna yang belum selesai. “mudah-mudahan mumpung ada rejeki mereka (penerima BLT) mau menyicil iuran pambangunan yang sudah jadi kewajibanya sehinggga pembangunan gedung serbaguna dapat diselesaikan secepatnya”&lt;br /&gt;Rasa bahagia terlihat dari muka ibu Eroh salah seorang penerima BLT, ketika ditanya untuk apa uang itu, spontan dia menjawab “ ya, untuk kebutuhan sehari-hari”. Namun ketika Bapak RT setempat memohonya untuk segera menyicil iuran pembangunan mumpung ada rejeki, ia menepis dengan alasan uangnya telah habis. &lt;br /&gt;Meskipun uang sejumlah Rp. 300.000/KK  yang diterima sekitar 211 keluarga miskin di Desa Babakanmulya, namun kesadaran membantu pembagunan di Desa sangat kecil sekali.  Akhirnya panitia pembangunan hanya bisa berharap agar kedepanya masyarakat ikut andil partisipasinya dalam merampungkan pembangunan gedung serbaguna,baik moril maupun materil sehingga pelayanan pemerintahan desa kepada masyarakat lebih nyaman kembali.&lt;br /&gt;(swr)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-2148342729375246134?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/2148342729375246134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/blt-mulai-cair_23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2148342729375246134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2148342729375246134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/blt-mulai-cair_23.html' title='BLT MULAI CAIR'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-2875376535832432462</id><published>2008-07-20T17:07:00.001+07:00</published><updated>2009-05-15T19:00:21.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Intermezzo'/><title type='text'>MENGUNGKAP SUARA HATI</title><content type='html'>Sebuah acara RAKOM BAINA yang bernuansa nostalgia adalah tembang kenangan. Acara yang digelar setiap hari senin dan kamis mempuyai arti tersendiri bagi pendengar Baina. Terkadang mereka sulit untuk mengungkap dengan kata-kata, namun diacara tembang kenangan mereka mampu mengungkapkanya melalui tulisan sehingga orang lain mendengar dan pengirim merasa telah berbagi rasa dengan yang lainya. &lt;br /&gt;Simaklah beberapa hasil karya pendengar baina dalam merangkai, mengungkap suara hati lewat tulisan.  Dibanding sastrawan masih jauh.... Namun untuk ukuran sebuah radio komunitas sudah cukuplah untuk dijadikan  ajang silaturahmi diantara pendengar Rakom Baina.&lt;br /&gt;RUANG HAMPA &lt;br /&gt;Dalam ketidak berdayaan dan sisa nafas tersenggal&lt;br /&gt;Raga terbaring lemas, menatap hampa kekosongan ruang nan berwarna&lt;br /&gt;Kulihat dengan samar dan nanar&lt;br /&gt;Wajah-wajah orang yang kukasihi &lt;br /&gt;Anak-anakku yamg masih polos akan arti kegagalan sebuah kehidupan.&lt;br /&gt;Sayu kulihat diujung pelupuk bulir bening tertinggal&lt;br /&gt;Wajah kekasih, kekasih istri yang terkasih.&lt;br /&gt;Istriku..... &lt;br /&gt;Maafkanlah aku tlah gagal memberi arti kehidupan&lt;br /&gt;(by.Sawor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DJ. JUSA BERKATA.............&lt;br /&gt;Masa lalu adalah cermin kehidupan&lt;br /&gt;Harapan adalah tujuan&lt;br /&gt;Tapi janganlah terlalu banyak berharap&lt;br /&gt;Janganlah terlalu banyak mengandai- andai&lt;br /&gt;Apalagi sampai hidup kita tergadai&lt;br /&gt;Janganlah terlepas dari kendali2 kehidupan&lt;br /&gt;Demi mengapai mimpi dan harapan.&lt;br /&gt;(By.Dj jusa arwana)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening &lt;br /&gt;Kudatang membisu harapan kaku&lt;br /&gt;Binar binar anagn memudar&lt;br /&gt;Karena hanya sebuah kata&lt;br /&gt;Gelisah melukis resah&lt;br /&gt;Bila jelang tak berkenan&lt;br /&gt;Kepolosan buyarkan impian&lt;br /&gt;Kering diam tak bergeming&lt;br /&gt;Tioada kata yang rata terasa&lt;br /&gt;Sisa tak berguna&lt;br /&gt;Pusing takut........ mngantuk......... bete............ sebel.........sebel &lt;br /&gt;(By.aan salon)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUPINTA UNTUKMU&lt;br /&gt;Walau kini cintaku tak terang&lt;br /&gt;Hatimu yang meredup&lt;br /&gt;Tapi peracayalah.....&lt;br /&gt;Kupinta sang bintang tuk serahi sinarnya&lt;br /&gt;Agar kau tak berpelita&lt;br /&gt;Walau malam kini sedingin&lt;br /&gt;Kutabah tapi kupesan agar kau tak kedinginan&lt;br /&gt;Melainkan dihangatkan oleh sang bulan yang indah&lt;br /&gt;Bagai kilau mata sang elang&lt;br /&gt;Walau kuasa hampa tanpa cinta cinderella&lt;br /&gt;Tapi percayalah&lt;br /&gt;Kuatlah berdoa agar tuhan kirimkan malaikat&lt;br /&gt;Yang kan indahkan mimpimu&lt;br /&gt;(By. Mei)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUATMU&lt;br /&gt;terbanglah dalam mimpimu&lt;br /&gt;Yakinlah kau kan terbang tanpa sayap&lt;br /&gt;Lewat hanyalan indah yang terbesit dalam angan dan pikiranmu&lt;br /&gt;Tak perlu kau takut akan jatuh&lt;br /&gt;Tak perlu kau patah arang&lt;br /&gt;Kukan ada disampingmu&lt;br /&gt;( By.Miss pudar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OS&lt;br /&gt;Jangankan tuk bermimpi terbang dengan sayap menyelesup wawa&lt;br /&gt;apalagi bermimpi&lt;br /&gt;terbang dgn pundi udara diatas ruang hampa&lt;br /&gt;ku tak bisa tidur apalagi bermimpi,&lt;br /&gt;bika kau tak ceritakan hari esok kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NU KASEP&lt;br /&gt;cinta bukanlah kata murah dan lumrah&lt;br /&gt;dituturkan dari mulut ke mulut&lt;br /&gt;tetpi cinta adalah anugrah yang indah dan suci&lt;br /&gt;jika manusia dapat menilai kesucianya&lt;br /&gt;bercinta memang mudah&lt;br /&gt;untuk dicinta juga memang mudah&lt;br /&gt;tetapi untuk dicintai oleh orang yangh kita cintai &lt;br /&gt;itulah yang susah diperoleh&lt;br /&gt;jika saja kehadiran cinta untuk mengecewakan&lt;br /&gt;lebih baik cinta itu tak pernah hadir......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DENGARLAH SAYANG………..&lt;br /&gt;Untuk apa melakonkan sesuatu yang tidak berarti dan bernain-main&lt;br /&gt;Dengan hal semu yang tidak bermangpaat tuk diri sendiri&lt;br /&gt;Itu hanya masalah sepele&lt;br /&gt;Kuncinya ada pada dirimu&lt;br /&gt;Apakah masih ingin terlena dan terbuai&lt;br /&gt;Oleh kata kata manis namun palsu?&lt;br /&gt;Bodoh sekali&lt;br /&gt;Tapi terserah bila masih mau berpetualang&lt;br /&gt;Dan menipu diri&lt;br /&gt;Sengaja saya berkata kasar untuk membuka mata hatimu&lt;br /&gt;Cinta terkadang membuat seseorang terlihat bodoh diluar kesadaran.&lt;br /&gt;Jangan tersinggung, &lt;br /&gt;Sebagai teman Cuma bisa mengingatkan.&lt;br /&gt;The finnally up to you please&lt;br /&gt;BY: Yen Ayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KASIH&lt;br /&gt;Bukanlah benteng yang mesti direbut dengan api dan letusan&lt;br /&gt;Kasih itu bukan buah&lt;br /&gt;Yang benihnya harus disemai dulu&lt;br /&gt;Kasih itu cuman sebatang lilin&lt;br /&gt;Kasih hanya bisa diterawang, tak harus dipegang&lt;br /&gt;Bila merebutnya adalah perbuatan gila&lt;br /&gt;Ia menjauh apabila dikejar&lt;br /&gt;Dan megejar pabila dijauhi&lt;br /&gt;Kasih itu ada tapi tak bisa ditemukan&lt;br /&gt;Kasih itu bukan benda&lt;br /&gt;Kasih itu perbuatan&lt;br /&gt;Kasih itu bertemu bukan bersatu&lt;br /&gt;By. Stany&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA SEBAGAI WARNA DUNIA&lt;br /&gt;Yang menyinari hati yang gelap gulita&lt;br /&gt;Dengan cahaya keemasan &lt;br /&gt;Yang sangat aku cintai dia&lt;br /&gt;Duhai penuda yang sangat aku cintai&lt;br /&gt;Didalam hati mengatakan cinta&lt;br /&gt;Kata mutiara membuktikan makna&lt;br /&gt;Ccinta tak terucap melalui kata&lt;br /&gt;Tapi melalui bait-bait yang mempesona&lt;br /&gt;Cinta dapat dirasakan kehadiranya&lt;br /&gt;Kenyamanan dan ketenagan&lt;br /&gt;Walau hanya dengan menatap dan menatap mata....&lt;br /&gt;By: shinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu hanyut karena sepotong kepahitan&lt;br /&gt;Selama matahari masih memancarkan cahaya&lt;br /&gt;Hasrat cita dan cinta pastilah terwujud.&lt;br /&gt;By:maudhita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah diantara kalian ada yang mengerti? Mungkin itu yang cocok buat menjawab mreka. Sebuah karya seni dalam bnetuk tulisan terkadang pembuatnya saja yang paham.(sawor)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-2875376535832432462?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/2875376535832432462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/mengungkap-suara-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2875376535832432462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2875376535832432462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/mengungkap-suara-hati.html' title='MENGUNGKAP SUARA HATI'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-601321221726966697</id><published>2008-07-20T13:40:00.001+07:00</published><updated>2009-05-15T19:00:50.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info BAINA'/><title type='text'>RAKOM BAINA PEDULI PENDIDIKAN</title><content type='html'>RAKOM BAINA PEDULI PENDIDIKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kuningan, juli 2008) Seperti halnya tahun lalu, Rakom baina tahun 2008 ini, melaksanakan program bantuan sosial untuk warga sekitar dengan membantu orang tua murid yang kurang mampu, yaitu dalam bentuk memberikan bingkisan alat tulis kepada 15 orang siswa yang berada di dua SD : SD babakanmulya I dan SD babakanmulya II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Meskipun nilai pemberian ini jauh dari kecukupan dan tidak seberapa, namun inilah  wujud&lt;br /&gt; kepedulian kami (RAKOM BAINA) kepada warga sekitar khusunya dalam dunia pendidikan, terutama mereka dari keluarga kurang mampu” Demikian diungkapkan Sunardi yang biasa dipanggil Boim  saat menyerahkan bingkisan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara simbolis  penyerahan dilakukan dan diterima oleh Masing-masing kepala sekolah, yaitu Bapak. Dadi rohandi S.pd  kepala sekolah babakanmulya I dan Bapak. Effendi Kepala Sekolah babakanmulya II. Untuk diteruskan kepada siswa yang sudah ditulis namanya dibingkisan tersebut.Ucapan terima kasihpun disampaikan oleh pihak sekolah” Semoga RAKOM BAINA kedepanya tambah maju dan jaya diudara, karena semakin maju baina mudah-mudahan bingkisanyapun bertambah lagi...” kelakar guru-guru kelas lainya yang menyaksikan penyerahan bingkisan tersebut. Sebelum kami pamit , sempat berbincang-bincang mengenai acara pendidikan  sempat mengajak guru guru sekolah sebagai nara sumber diacara tersebut.. kerjasama antara RAKOM BAINA dengan sekolah diacara Keluarga dan pendidanak Asuhan Kang Kabayan diharapkan pula bisa menjalin antara sekolah dengan orang tua murid untuk  meningkatkan kwalitas pendidikan di desa Babakanmulya, (swrbaina)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-601321221726966697?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/601321221726966697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/rakom-baina-peduli-pendidikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/601321221726966697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/601321221726966697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/07/rakom-baina-peduli-pendidikan.html' title='RAKOM BAINA PEDULI PENDIDIKAN'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-7577942430038962619</id><published>2008-03-15T11:23:00.001+07:00</published><updated>2009-05-15T19:01:37.432+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Wilayah'/><title type='text'>POLA TANAM KEMITRAAN  DIRINDUKAN PETANI</title><content type='html'>Wajah buram, potret keseharian seorang petani. Bisakah berubah? potret kemiskinan, kebodohan  ketidakberdayaan kaum tani.  Bisa jadi itu bagian masa lalu untuk petani di Kecamatan jalaksana. Tidak lama lagi mereka akan diakui eksistensinya sebagai bagian Asset perusahaan PT.MITRA ANEKA FOOD sebagai  penyedia bahan baku tomat dan cabe dengan pola tanam kemitraan. Rasa peduli terhadap kondisi keterpurukan petani di Kecamatan Jalaksana telah digulirkan oleh PT MITRA ANEKA FOOD. Pabrik baru pengolahan saos dan bumbu masak yang berlokasi di desa Babakanmulya Kecamatan Jalaksana,  telah  mempasilitasi acara temu wicara petani tomat dan cabe dengan pemerintah khususnya bagian pertanian.  Acara tersebut dihadiri  sesepuh no satu di Kuningan yaitu Bapak  Bupati Kuningan H Aang  Hamid suganda, Dinas pertanian perdangangan dan perindustrian Kabupaten Kuningan, staf ahli LIPI jakarta, Stap kementrian pertanian pusat dari  Jakarta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PT. MITRA ANEKA FOOD dibawah pimpinan H. Hartono mempasilitasi pertemuan tersebut pada hari kamis tanggal 13 maret 2008, bertempat dilokosi  pabrik tersebut yang berada di Desa Babakanmulya Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan Jawabarat. Acara tersebut dihadiri tidak kurang dari 350 orang undangan, termasuk dari unsur pemerintahan Kecamatan Jalaksana, pemerintahan Desa Babakanmulya, kelompok tani sekecamatan Jalaksana dan masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tema acara tersebut yaitu temu usaha Bupati kuningan dengan petani tomat dan cabe sekecamatan Jalaksana  Masing masing kelompok tani yang mewakili desanya di kecamatan Jalaksana memaparkan permasalahan seputar kendala dan keterpurukan di kelompoknya masing-masing, serta berharap adanya perubahan kearah yang lebih baik setelah mengikuti acara temu wicara ini. Yang intinya Kehadiran PT MITRA ANEKA FOOD  mengangkat daya beli petani di kecamatan jalaksana. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PT MITRA ANEKA FOOD   dalam sambutanya beliau mengatakan :”kecamatan Jalaksana berpotensi untuk ditanami cabe dan tomat, namun melihat kenyataan pada panen raya justru harga tomat dan cabe sangat murah, sehingga petani itu merugi.dari dasar itulah kami beserta teman-teman membentuk PT. MITRA ANEKA FOOD yang tujuan utamanaya menampung hasil panen petani.”Hal itu disambut baik oleh seluruh kelompok tani perwakilan dari 14 desa yang ada dikecamatan Jalaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ini untuk mencukupi bahan baku PT MITRA ANEKA FOOD yang setiap harinya membutuhkan 10 ton tomat dan cabe disuplai dari luar kabupaten kuningan. Untuk kedepanya kebutuhan tersebut harus bisa dipasok  dari petani di kecamatan Jalaksana melalui program pola tanam kemitraaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dukunganpun terus bergulir ke  Bapak Camat Kecamatan Jalaksana. Bapak Drs. Maman Hermasyah, Msc didalam sambutanya beliau mengatakan .”semoga dengan berdirinya pabrik PT ANEKA FOOD yang hari ini akan  diresmikan oleh Bapak Bupati Kuningan Bapak H Aang suganda, dapat menyerap tenaga kerja dan menampung hasil tani, sehingga dapat memperbaiki dan mengharumkan Desa Babakanmulya dan kuningann pada umumnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluh Kesah keterpurukan dikelompok tani hampir seragam berkisar di permodalan dan pemasaran. ”Bagi petani apabila kemitraan ini direalisasikan, maka akan mengankat keterpurukan usaha pertanian sekarang ini seperti dimana tomat dan cabe tidak dipanen karena harganya sangat murah” hal itu  dituturkan Bpk Diding Sunardi dari kelompok tani desa Babakanmulya. Ketika diberi kesempatam pada sesion pertama untuk menaggapi rencana pola tanam kemitraan tanaman tomat dan cabe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kelompok tani dari desa Sukamukti  melalui juru bicaranya Bapak Ewo sangat mengaharapkan sekali adanya bantuan modal dan bimbingan dari pemerintah serta  perusahaan untuk mendapatkan hasil yang baik sesuai standar perusahaann.  Sifat kehati-hatian bapak ewo merupakan pesan untuk kelompok tani lainya bahwa pola kemitraan harus sejelas mungkin. Sehingga petani dapat mempertimbangkan faedahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Sutama perwakilan kelompok tani  desa Jalaksana lebih menekankan dalam permodalan, untuk meningkatkan daya beli petani, ia mengatakan bahwa :” hal yang sangat kami harapkan adalah permodalan, karena selama ini 60 % modal petani didapat dari pinjaman tengkulak sehingga harga penjualan sepenuhnya dikuasai oleh mereka. Kami benar-benar menjadi pihak yang lemah dalam jual beli hasil tani kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi pertanyaan dan harapan masing-masing dari setiap kelompok tani pada sesion pertama, dinas pertanian kabupaten kuningan yang melalui perwakilanya menyimpulkan bahwa; perlu adanya MOU atau kesepakatan kerja antara patani dengan perusahaan dalam harga cabe dan harga tomat yang saling menguntungkan kedua belah pihak, permodalan diharapkan adanya dukungan  pemerintah, varitas tanaman adalah tomat permata dan cabe varitas gondol ijo. Sedangkan bimbingan budidaya tanaman  untuk menghasilkan produksi yang baik diharapakan dukungan Dinas Pertanian melalui PPL di wilayah setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sesion kedua, kelompok tani Mekar Jaya II desa Sidamulya yang diwakili bapak Mamat   lebih menekankan pada tindak lanjut  pola tanam kemitraan setelah  pertemuan ini, selain itu juga ia mengharapkan untuk program PPK IPM kedepanya tidak hanya pada komoditi ubi jalar  seperti tahun sekarang, tetapi direalisasikan pada komoditi pertanian lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan bertanya selanjutnya diberikan kepada Ibu Kades desa Babakanmulya, Bintanningsih.BA, beliau mewakili warga masyarakat desa Babakanmulya memohon adanya perbaikan infra struktur jalan Erpah. Salah satu jalan untuk mengangkut hasil panen petani diladang, dan pemangpaatan sumber mata air di Cimanceng untuk mengairi lahan pertanian. Ibu kades berkeyakinan bahwa dengan diperbaikinya kedua prasarana pertanian itu akan meningkatkan hasil produktivitas petani diwilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dari desa Babakanmulya, kelompok wanita tani Mekar Harapan, melalui ketua kelompoknya Ibu Asih mengharapkan bantuan kepada pemerintah dan PT MITRA ANEKA FOOD untuk dapat membantu pamasaran hasil produksi olahan kelompoknya sehingga pemasaran hasil produksi tidak lagi menjadi kendala kelompok tani yang dipimpinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluh kesah, keterpurukan, nampaknya sebuah pekerjaan yang mudah apabila petani melalui kelompoknya, pemerintah daerah dan PT MITRA ANEKA FOOD memang serius dan bersinergi untuk mengangkat derajat kaum tani diwilayah kecamatan jalaksana, melalui pola tanam kemitraan., dalam segala jenis hasil pertanian. Temu wicara petani tomat dan cabe, juga mendapatkan perhatian dari departemen Perdagangan dan Industri Kabupaten Kuningan. Sebagai tanggapan  wacana yang digulirkan dari setiap kelompok tani, untuk sementara ditampung dan selanjutnya dijadikan bahan kajian sehingga bisa dicarikan solusi yang pas untuk kedua belah fihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain acara temu wicara, petani dikecamatan Jalaksana mendapat kesempatan  mendengarkan pemaparan hal pertanian dari Mentri Pertanian Republik Indonenesia yang diwakili oleh stap ahli Kementrian bidang pangan, stap ahli dari LIPI. Acara pertemuan tersebut diakhiri dengan penandatangan prasasti, sebagai peresmian produksi PT MITRA ANEKA FOOD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun berharap segera adanya tindak lanjut untuk merealisasikan  harapan petani tersebut dalam pola kemitraan, sehingga angin sorga yang dihembuskan PT MITRA ANEKA FOOD  akan menjadi kenyataan, bahwa petani pahlawan pangan nasional sekarang penuh dengan gairah, karena kendala klasik pemasaran dan permodalan  bukan momok masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kawasan Pabrik produsen saos dan sambal PT MITRA ANEKA FOOD Babakanmulya Jalaksana Kuningan RAKOM BAINA FM menyajikan info untuk anda&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-7577942430038962619?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/7577942430038962619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/03/pola-tanam-kemitraan-dirindukan-petani.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/7577942430038962619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/7577942430038962619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/03/pola-tanam-kemitraan-dirindukan-petani.html' title='POLA TANAM KEMITRAAN  DIRINDUKAN PETANI'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2252201895725253239.post-2459775634091849163</id><published>2008-02-28T10:52:00.001+07:00</published><updated>2009-05-15T18:55:42.527+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info BAINA'/><title type='text'>Telah Lahir Rakom BAINA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku baru lahir ditengah-tengah petani 1 tahun yang lalu, tepatnya pada 21 Februari 2007, di Desa Babakanmulya Kec. Jalaksana Kab. Kuningan Jawa Barat di bidan FAHMINA Institute&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Rakom BAINA adalah Radionya Petani. Oleh petani, dari petani dan untuk petani. Jadi aku adalah petani, suaraku suara petani, aromaku aroma petani, pokoknya petani deh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku sedang belajar berjalan, belajar bicara, belajar apapun yang belum ku tau. Aku masih butuh asi, butuh protein, butuh vitamin, butuh mineral, butuh apapun untuk pertumbuhan dan perkembanganku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku bukan bayi ajaib, aku butuh bantuan dari semua agar aku jadi besar dan tangguh. Demi petani.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salam kenal untuk semua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jayalah petani Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2252201895725253239-2459775634091849163?l=bainarakom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bainarakom.blogspot.com/feeds/2459775634091849163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/02/telah-lahir-rakom-baina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2459775634091849163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2252201895725253239/posts/default/2459775634091849163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bainarakom.blogspot.com/2008/02/telah-lahir-rakom-baina.html' title='Telah Lahir Rakom BAINA'/><author><name>rakom BAINA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
